"welcome to my blog"

with: UR D 1 Vina

Minggu, 25 November 2012

Ekonomi Manajerial


OPTIMISASI EKONOMI
Ervina Hasibuan (7103210015)

 Optimisasi ekonomi adalah kemungkinan penyelesaian terbaik dari masalah. Optimisasi dalam hal ini maksudnya kita harus mampu menentukan langkah bagaimana penyelesaian terbaik dari setiap masalah. Dalam optimisasi ekonomi ada 4 masalah pokok yang akan dibahas yaitu:
1. Maksimisasi Nilai perusahaan
2. Metode Penyajian Hubungan Ekonomi
3. Hubungan Nilai Ekonomi: nilai total, nilai rata-rata dan nilai marginal
4. Differensial Sebagai alat Pembuat keputusan
Topic yang akan dibahas adalah point nomor 3

HUBUNGAN NILAI TOTAL, NILAI RATA-RATA DAN NILAI MARGINAL
Hubungan antara nilai total, rata-rata dan manajerial bisa digunakan dalam menganalisis keputusan untuk penyelesaian masalah ekonomi. Terutama masalah ekonomi yang dihadapi para manajer. Nilai total dan nilai rata-rata sudah sering kita dengar. Dalam hal ini yang perlu kita pahami lagi istilah marginal itu apa?
Marginal adalah suatu perubahan variabel dependen suatu fungsi yang diakibatkan adanya perubahan salah satu variabel independen sebesar satu unit. Konsep marginal ini sangat penting khususnya dalam pengambilan keputusan melalui analisis differensial atau turunan dalam kalkulus.
Tabel 1.
Hubungan antara nilai total, rata-rata dan marginal dalam fungsi laba
Unit yang terjual
(Q)
Laba Total
(Rp)
Laba Marginal
(Rp)
Laba Rata-rata
(Rp)
0
0
-
-
1
17
17
17
2
48
32
24
3
75
29
25
4
96
18
24
5
90
-4
18


1. HUBUNGAN NILAI TOTAL DENGAN NILAI RATA-RATA
=> Nilai rata-rata adalah nilai total dibagi jumlah barang yang diproduksi atau terjual

2. HUBUNGAN NILAI TOTAL DENGAN NILAI MARGINAL
=> jika nilai marginal positif, maka nilai total bersifat naik
=> jika nilai marginal negative, maka nilai total bersifat menurun
=> jika nilai marginal tidak positif dan tidak negative atau ( 0 ), maka nilai total bersifat tidak naik dan     tidak turun atau disebut stagnasi

3. HUBUNGAN NILAI RATA-RATA DENGAN NILAI MARGINAL
=> jika nilai marginal >  nilai rata-rata, maka nilai rata-rata tersebut sedang menaik (bersifat naik)
=> jika nilai margina < nilai rata-rata, maka nilai rata-rata akan menurun
=> jika nilai marginal = nilai rata-rata, maka akan terjadi titik potong antara garis nilai rata-rata dengan garis nilai marginal dan pada titik potong tersebut nilai rata-rata dalam keadaan maksimum.

 Grafik
1. HUBUNGAN NILAI TOTAL DENGAN NILAI RATA-RATA
=> pada setiap titik sepanjang kurva nilai total, nilai rata-rata yang cocok ditunjukkan oleh kemiringan garis lurus yang ditarik dari titik 0 menuju titik tertentu. Perhatikan grafik!


Grafik 1. Hubungan nilai total dengan nilai rata-rata



2. HUBUNGAN NILAI TOTAL DENGAN NILAI MARGINAL
=> jika garis lurus yang menyinggung kurva nilai total bersifat positif, maka nilai total meningkat
=> jika garis lurus yang menyinggung kurva nilai total bersifat negative, maka nilai total menurun
=> jika garis lurus yang menyinggung kurva nilai total tidak positif dan tidak negative (setara dengan 0), maka nilai total juga tidak mengalami  penaikan dan penurunan. Perhatikan grafik dibawah!

Grafik 2. Hubungan nilai total  dengan nilai marginal

3. HUBUNGAN NILAI RATA-RATA DENGAN NILAI MARGINAL
=> pada produksi / tingkat output yang terjual rendah, kurva nilai marginal selalu diatas kurva nilai rata-rata (marginal > nilai total), artinya nilai rata-rata sedang naik
=> walaupun nilai marginal mencapai titik maksimum pada Q1 dan kemudian menurun, tetapi kurva rata-rata terus meningkat
=> pada tingkat Q2, nilai marginal = nilai rata-rata, saat itu nilai rata-rata maksimum, setelah melampaui Q2 laba marginal sudah dibawah nilai rata-rata, akibatnya nilai rata-rata menurun. Perhatikan grafik!

Grafik 3. Hubungan nilai rata-rata dengan nilai marginal

2 komentar:

  1. Haha thank you ya kakak :D
    Ni tugas pak humisar cape nyari'a slesai juga :D haha

    BalasHapus
  2. hahahaha,,, ilmu itu mahal.. apalagi ilmu yang di dapat dari bapak saya Drs. Humisar Sihombing M.Si :)

    BalasHapus